Selasa, 10 Januari 2012

PAI X sem 2



DEMOKRASI

Dalam bab ini akan dijelaskan tentang perintah musyawarah, prinsip musyawarah, pentingnya musyawarah dan sifat-sifat orang yang beriman.

KOMPETENSI DASAR        :
5.1       Membaca QS Ali Imran; 159 dan QS Asy Syura; 38.
5.2       Menyebutkan arti QS Ali Imran 159 dan QS Asy Syura; 38.
5.3       Menampilkan perilaku hidup demokrasi seperti terkandung dalam QS Ali Imran 159, dan QS Asy Syura; 38 dalam kehidupan sehari-hari.

TUJUAN MODUL :

Siswa dapat :
1.    Melafalkan huruf hijaiyah dalam satu kata
2.    Melafalkan huruf hijaiyah dalam satu kalimat/ayat
3.    Menentukan hukum bacaan idzhar, idgham, ihfa’, iqlab dan qalqalah
4.    Menyebutkan ma’anil mufradat
Q.S Ali Imran 159
Q.S sy Syura 38
5.    Menerjemahkan Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38
6.    Menyimpulkan kandungan Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38
7.    Menampilkan perilaku yang mencerminkan pengamalan dari Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38
Segala yang ada dalam modul ini dikerjakan secara mandiri dengan bantuan guru baik individu maupun kelompok.
Bagaimana cara mempelajari modul ini ?
Untuk mudahnya kita ikuti petunjuk belajar berikut ini :

  1. Baca uraian materi pada tiap-tiap kegiatan dengan baik.
  2. Kerjakan semua latihn dan tugas-tugas yang terdapat dalam modul
  3. Setelah mengerjakan secara tuntas tanyakan kunci jawaban kepada guru
  4. Catatlah bagian-bagian yang belum anda pahami kemudian diskusikan dengan teman anda atau tanyakan kepada guru atau oang yang dianggap mampu
  5. Bila anda belum menguasai 75% dari kegiatan maka ulangi kembali langkah-langkah dengan seksama

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari kegiatan ini anda diharapkan mempunyai kemampuan sesuai indikator dibawah ini :

1.    Melafalkan huruf hijaiyah dalam satu kata
2.    Melafalkan huruf hijaiyah dalam satu kalimat/ayat
3.    Menentukan hukum bacaan idzhar, idgham, ihfa’, iqlab dan qalqalah
4.    Menyebutkan ma’anil mufradat
Q.S Ali Imran 159
Q.S sy Syura 38
5.    Menerjemahkan Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38
6.    Menyimpulkan kandungan Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38
7.    Menampilkan perilaku yang mencerminkan pengamalan dari Q.S Ali Imran 159 dan Asy Yura 38

B. MATERI POKOK

“DEMOKRASI”

C. URAIAN MATERI :

1. PERINTAH MUSYAWARAH

            Bacalah ayat-ayat dibawah ini dengan tartil perhatikan tajwid dan kefasihanmu lakukan selama 5 - 10 menit sebelum memulai pelajaran agama islam.

  1. Surat Ali Imran 159 tentang perintah musyawarah.


Artinya : ”Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”

                  Ayat diatas menjelaskan bahwa dengan adanya rahmat Allah swt, Nabi Muhamad saw, berlaku lemah lembut, tidak bersikap dan berperilaku keras dan kasar. Selain itu dalam pergaulan beliau senantiasa memberi maaf terhadap orang yang berbuat salah serta memohonkan ampun kepada Allah terhadap kesalahan-kesalahan orang yang menyalahi beliau. Rasulullah juga senantiasa bermusyarawarah dengan para sahabatnya tentang hal-hal yang perlu dimusyawarahkan.Keluhuran budi Rasulullah inilah yang menarik simpati orang lain, tidak hanya kawan bahkan lawanpun menjadi tertarik sehingga mau masuk islam.
                 
Penekanan isi ayat ini adalah perintah musyawarah tidak hanya untuk nabi saja tetapi juga untuk semua orang.
Musyawarah berasal dari kata ”syawara” secara bahasa artinya adalah mengeluarkan madu dari sarang lebah. Sedangkan arti menurut istilah ialah : perundingan antar pribadi atau golongan mengenai suatu masalah atau beberapa masalah, dengan maksud untuk mengambil keputusan atau kesepakatan bersama.

Dalam bermusyawarah hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip berikut :
a.    Musyawarah dilandasi dengan hati yang bersih
b.    Bermusyawarah dalam hal-hal yang baik atau tidak mengarah kepada perbuatan dosa dan kejahatan.
c.    Bersikap dan berperilaku yang baik misalnya : saling menghargai dan menghormati, berkata yang sopan, tidak memaksakan kehendak dan lain-lain.
d.    Berlapang dada, bersedia memberi maaf dan meminta maaf apabila ada kesalahan.
e.    Terhadap hasil yang sudah disepakati kita laksanakan bersama dan kita pasrah atau bertawakkal kepada Allah swt.

  1. Surat Asy Syuura 38 tentang pentingnya musyawarah.


Artinya : ”Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.”

QS. Asy Syura 38 diatas menjelaskan sifat-sifat orang yang beriman yang akan memasuki surga Yaitu :
a.    Senantiasa melaksanakan perintah Allah swt, dan meninggalkan larangannya.
b.    Disiplin dalam mengerjakan sholat.
c.    Selalu bermusyawarah dalam hal-hal yang perlu dimusyawarahkan.
d.    Menafkahkan sebagian rizki yang telah dikaruniakan oleh Allah swt. Untuk hal-hal yang diridloiNya.

Musyawarah termasuk salah satu sifat orang yang beriman, hal ini perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim terutama dalam hal-hal yang memang perlu dimusyawarahkan, misalnya : Hal yang sangat penting, sesuatu yang ada hubungannya dengan orang banyak / masyarakat, pengambilan keputusan dan lain-lain.
Dalam kehidupan bermasyarakat musyawarah sangat penting  karena  :
a.    Permasalahan yang sulit menjadi mudah karena dipecahkan oleh orang banyak lebih-lebih kalau yang  membahas orang yang ahli.
b.    Akan terjadi kesepahaman dalam bertindak.
c.    Menghindari prasangka yang negatif, terutama masalah yang ada hubungannya dengan orang banyak
d.    Melatih diri menerima saran dan kritik dari orang lain
e.    Berlatih menghargai pendapat orang lain.

D. RANGKUMAN MATERI

a.    Surah Ali Imran ayat 159 menjelaskan tentang adanya rahmat Allah swt, yang diberikan kepada Nabi Muhammad saw, sehingga beliau senatiasa berakhlak mulia, berhati lembut, penuh kasih sayang, bersifat dan berperilaku baik yang diridloi Allah swt, selain itu rasulullah juga suka memberi maaf, memohonkan ampun kepada Allah swt, bermusyawarah dalam hal-hal yang perlu dimusyawarahkan dan selalu bertawakkal kepada Allah swt. Akhlak mulia seperti inilah yang perlu kita teladani dalam kehidupan sehari-hari.
b.      Surah Asy Syura 38 menjelaskan tentang sifat-sifat orang yang beriman diantaranya : Bertaqwa, disiplin sholat lima waktu, suka bermusyawarah dan menafkahkan hartanya dijalan Allah.

E. LATIHAN DAN TUGAS

Setelah memahami keseluruhan materi kegiatan 1. Kerjakan tugas 1 beikut :

  1. Bentuklah kelompok bersama teman satu kelompok terdiri dari 4 orang
  2. Masing-masing kelompok menyediakan Al Qur’an
  3. Bacalah ayat-ayat diatas secara bersama-sama kemudian bacalah sendiri-sendiri secara bergiliran pada kelompok anda.
  4. Carilah hukum bacaan, cara membaca dan alasannya pada kata yang bergaris dalam ayat berikut ini!

No
Lafadh
Hukum bacaan
Cara membaca
Alasan
1




2




3




4




5




6




7





No
Lafadh
Hukum bacaan
Cara membaca
Alasan
1




2




3




4





  1. Dalam ayat diatas ada potongan ayat dalam tabel dibawah ini. Carilah ma’na mufradatnya !

a. QS. Ali Imran 159 :

فا عف عنهم ...
٨
فبما رحمة ...
١
واستعفر لهم ...
٩
من الله ...
٢
وشاورهم فى الا مر ...
١٠
لنت لهم ...
٣
فاذاعزمت ...
١١
ولو كنت ...
٤
فتوكل علي الله ...
١٢
فظا غليظ القلب ...
٥
ان الله ...
١٣
لاتفضوا ...
٦
يحب المتو كلين ...
١٤
من حولك ...
٧

b.QS. Asy Syura 38 :

شورى بينهم ...
٥
والذ ين ...
١
وممارزقنهم ...
٦
ا ستجا بوا لربهم ...
٢
ينفقون ...
٧
واقاموا الصلوة ...
٣


وامرهم ...
٤

6. Jelaskan isi kandungan :
a.    Surat Ali Imran 59 :

1.    ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.    ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

b.    Surat Asy Syuura 38


1.    ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.    ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
7. Diskusikan dengan kelompokmu : Sikap perilaku apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan penerapan QS. Ali Imran 159 dan Asy Syuura 38 !

Kamis, 10 November 2011

Periode Mekah PAI X


1.    KONDISI MASYARAKAT MAKKAH SEBELUM KENABIAN

Menurut Ahli sejarah kondisi bangsa Arab di zaman Jahiliyah waktu itu dalam segi keagamaan, mereka menyembah berhala, serta menyembelih hewan-hewan qurban dihadapan patung-patung itu untuk memuliakannya. Mereka pada umumnya tenggelam dalam kemusyrikan dan dalam kehidupan yang berpecah belah serta saling berperang. Setiap sengketa yang timbul dikalangan mereka, mereka serahkan penyelesaiannya kepada para pemimpin mereka.

2.  STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH

Dalam mensyiarkan agama Islam pada periode ini, beliau menggunakan cara-cara yang sangat bijaksana agar mudah diterima dikalangan masyarakat Makkah secara keseluruhan. Maka beliau menggunakan cara sebagai berikut :
1.    Dakwah secara sembunyi-sembunyi
Sesudah Rasulullah SAW menerima wahyu yang kedua yaitu Q.S. Al Muddatsir : ayat 1-7  yang menjelaskan tugas dakwah atas diri beliau. Mulailah beliau secara sembunyi-sembunyi menyeru kepada keluarganya yang tinggal dalam satu rumah dan sahabat-sahabat beliau yang terdekat agar mereka meninggalkan berhala dan menyembah Allah SWT. Adapun yang mula-mula beriman kepada Allah SWT dari kalangan keluarga beliau adalah :
a.            Istri beliau yaitu Siti Khodijah.
b.            Putra paman beliau yaitu Ali bin Abi Tholib
c.            Budak dan sekaligus putra angkat beliau yaitu Zaid Bin Haritsah
Kemudian dari sahabat beliau adalah Abu Bakar As-Shidiq yang kemudian disusul oleh sahabat-sahabat yang lain yaitu :
a.            Utsman bin ‘Affan
b.            Zubair bin ‘Awwam
c.            Sa’ad bin Abi Waqosh
d.            Abdurrohman bin ‘Auf
e.            Thalhah bin ‘Ubaidillah
f.             Abi ‘Ubaidillah bin Jarrah
g.            Fatimah binti Khaththab
h.            Sa’id bin Zahid Al ‘Adawi

Karena mereka dalam mengimani tentang Allah SWT adalah yang pertama kali, maka mereka disebut dengan Assabiqunal Awwaluun. Mereka mendapat pelajaran tentang Agama Islam adalah dari Rasulullah SAW sendiri yang dilakukan di rumah sahabat Arqam bin Abil Arqam.
           
2.    Dakwah secara terang-terangan
Tiga tahun lamanya Rasulullah SAW melakukan Dakwatul Afrod (mengajak seorang demi seorang untuk masuk Islam) secara diam-diam dari satu rumah ke rumah yang lain.Tak lama kemudian turunlah firman Allah Q.S. Al Hijr ayat 94 yang intinya memerintahkan kepada Nabi untuk mensyiarkan Islam secara terang-terangan, maka mulailah beliau mengajak secara terang-terangan kepada penduduk Makkah agar menyembah Allah SWT.
Disamping itu dijelaskan juga dalam Al Qur’an Menyatakan bahwa “agama yang diridhoi Allah adalah agama Islam” maka dengan dasar ayat ini pula sehingga Nabi SAW dengan sangat berani melakukan dakwah secara terang-terangan kepada seluruh umat manusia.

Dengan cara dakwah ini mulailah Nabi dan agama Islam yang beliau sampaikan menjadi perhatian dan bahan pembicaraan masyarakat kota Makkah. Pada awalnya mereka menganggap dakwah beliau ini dianggap sebuah gerakan yang tidak mempunyai dasar dan tujuan yang benar sehingga mereka bersikap acuh kepada beliau dan ajarannya. Namun seiring dengan perjalanan waktu dakwah beliau tidak semakin surut, bahkan pengikut beliau semakin bertambah banyak.

3. SUBSTANSI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH

Dakwah yang dilakukan beliau pada intinya adalah menegakkan kalimah tauhid yaitu laa ilaaha illa Allah ( tiada Tuhan selain Allah ) dengan segala konsekuensinya. Penegakan kalimah tauhid tersebut bukanlah perkara yang sangat mudah, sebab hal itu harus diikuti dengan sikap dan perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pada proses dakwah yang dilakukan oleh Nabi SAW juga mengandung makna mengeluarkan dari zaman kebodohan ke alam yang terang benderang yaitu, meninggalkan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Nabi SAW.



Disamping itu mengangkat derajat kaum hawa yang tenggelam jauh kelembah kenistaan. Sebab di sisi manusia kaum hama sama kedudukannya, yang membedakan adalah tingkat ketaqwaannya. Sebagaimana firman Allah surat al Hujurat ayat 13 :

Artinya : Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.


4. REAKSI MASYARAKAT MAKKAH TERHADAP DAKWAH RASULULLAH SAW.

Dengan diangkatnya Muhammad menjadi Rasul Allah, maka kemudian masyarakat Makkah terjadi perbedaan pandangan tentang adanya Aqidah (keyakinan terhadap Allah). Dari perbedaan itu, ada yang menerima yang disebut orang Islam, bahkan ada yang menentang/memusuhi yang disebut orang Kafir, serta pura-pura menerima ajaran yang dibawa Rasulullah yang disebut orang Munafiq.
Mengapa mereka ada yang menerima dan menolak, menentang bahkan memusuhi terhadap ajaran yang dibawa Rasulullah ? bahkan ada juga yang berpura-pura menerima ajaran Rasulullah?
a.    Alasan orang-orang yang menerima ajaran Nabi SAW (orang Islam)
1.    Mereka meyakini bahwa apa yang disampaikan Nabi SAW adalah berdasarkan Wahyu
2.    Keteladanan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan dalam kesehariannya.
3.    Ajaran yang dibawa beliau bersifat rasional
4.    Dalam melakukan syiarnya beliau tidak melakukan kekerasan
b.    Yang menolak atau menentang ajaran Nabi SAW (orang Kafir)
1.    Mereka khawatir tuhan mereka akan tidak disembah oleh masyarakat Makkah
2.    Ajaran yang disampaikan Rasulullah bertentangan dengan ajaran yang mereka lakukan selama itu.
3.    Mereka takut akan kehilangan kekuasaan
c.    Yang berpura-pura menerima ajaran Nabi SAW (orang Munafiq)
1.            Ingin menghancurkan Islam dari dalam
2.            Ingin merebut kekuasaan Nabi SAW

D.   RANGKUMAN

Dari uraian diatas maka diambil suatu kesimpulan :
1.   Pada awal kenabian Rasulullah SAW beliau mendapat tugas suci untuk menyeru masyarakat makkah yang masih jahiliyah di bidang agama, moral dan hukum agar meyakini ajaran Islam yang disampaikan olehnya dan mengamalkan ajarannya.
2.   Strategi dakwah Rasulullah SAW pada periode makkah mula-mula dengan cara sembunyi-sembunyi, kemudian dilakukaqn Nabi secara terang-terangan
3.   Ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW pada periode makkah adalah tentang ke-Esaan Allah SWT
4.   Dalam dakwah pada periode makkah Rasulullah SAW dan para pengikutnya mendapat tekanan dan kekerasan dari kaum kafir Quraisy, sehingga mereka meninggalkan kota Makkah dan berhijrah ke Yatsrib (Madinah)

E.   LATIHAN DAN TUGAS

Pilihan Ganda

Pilihlah a, b, c, d, atau e jawaban yang paling benar !

1.    Zaman yang penuh dengan kebodohan pada zaman Nabi Muhammad SAW. disebut ......
a.    Zaman kemaksiatan                 
b.    Zaman Jahiliyah           
c.    Zaman kehancuran orang-orang Quraisy
d.    Zaman Khulafaur Rosyidin    
e.    zaman purba.
2.    Kaum yang secara terus-menerus memusuhi Nabi SAW dalam mensyiarkan ajaran Islam ialah...
a.    Kaum adat          
b.    Kaum mukmin   
c.    Kaum badui                   
d.    Kaum Quraisy  
e.    Kaum Munafiq
3.    Sikap masyarakat Makkah dalam mensikapi ajaran yang dibawa Muhammad pada umumnya adalah .....
a.     Mengejek dan acuh-tak acuh
b.     Menurut dan mengikuti apa yang dilakukan Nabi SAW
c. Seluruh masyarakat makkah menentang ajaran Nabi SAW
d.     Berbondong-bondong untuk menyatakan keingkaranya didepan Nabi
e.     Berbondong-bondong untuk menyambut Ajaran Nabi.
4.    Di bawah ini orang yang tidak termasuk Assabiqunal awwaluun adalah .......
a.    Zahid bin Tsabit
b.    Zubair bin Awam          
c.    Abdurrohman bin ‘Auf 
d.    Utsman bin ‘Affan
e.    Siti Fatimah binti Khothob

5.    Inti dari ajaran Rasulullah SAW pada periode Makkah  adalah .......
a. Menghancurkan berhala-berhala orang Quraisy                 
b. Memaksa diri untuk berbuat baik
c. Mencari kehidupan dunia sebanyak mungkin                     
d. Membiasakan untuk mengucapkan kalimat baik.
e. Menyeru untuk Bertauhid.

6.    Dalil Naqli yang menunjukkan perintah Allah kepada Nabi untuk menyebarkan ajaran Islam adalah ......
a.    QS. al Baqarah ayat 12                        
b.    QS. al Hijr ayat 94         
c.    QS. al Kafirun 1-7                                             
d.    QS. Al An’am ayat 5-7
e.    Q.S. Al Fatihah

7.    Dampak dari datangnya ajaran Nabi bagi masyarakat makkah adalah .....
a.    Terjadi perang saudara                        
b.    Masyarakat makkah menjadi makmur
c.    Adanya perbedaan pandangan dalam hal aqidah (keyakinan)  
d.    Tidak terjadi apa-apa
e.    Menganggap Nabi sebagai orang yang  berdusta.

8.    Masyarakat Arab sebelum diutusnya Nabi SAW sebagai Rasul pada umumnya beragama ....
a.    Majusi          
b.    Yahudi                
c.    Nashroni            
d.    Wasani       
e.    Dinamisme

9.    Salah seorang paman Rasulullah SAW yang dengan keras mencegah dakwah Islamiyah bernama....
a.    Abu Salamah    
b.    Abu Jahal           
c.    Abu Tholib                     
d.    Hamzah  
e.    Abu Ubaidah





10. Berikut ini termasuk orang-orang masuk Islam pada waktu dakwah sembunyi-sembunyi, kecuali ......
a.    Abu Bakar          
b.    Khodijah          
c.    Ali bin Abi Tholib     
d.    Abu Jahal           
e.    Zaid bin haritsyah

Uraian

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar  !

1.    Mengapa sebelum kedatangan Islam, bangsa Arab disebut bangsa Jahiliyah ?
2.    Bagaimana cara Nabi Muhammad SAW dalam mensyiarkan ajaran Islam ?
3.    Apakah inti dakwah Rasulullah SAW dalam periode Makkah ?
4.    Mengapa sebagian masyarakat makkah menerima ajaran Nabi Muhammad SAW ?
5.    Sebutkan 5 orang yang mendapat gelar Assabiquunal awwaluun ?
6.    Bagaimana reaksi kaum Quraisy terhadap dakwah Rasulullah SAW ?
7.    Sebutkan orang-orang yang berpura-pura menerima ajaran Nabi SAW, dan berikan alasannya !
8.    Tuliskan surat Al-Qur’an yang berkaitan dengan metode dakwah dan terjemahkan !

Internalisasi

Isilah pernyataan-pernyataan berikut ini dengan jujur sesuai dengan kenyataan yang ada pada dirimu dengan memberikan tanda ( V ) pada kolom yang tersedia dan berikan alasannya !


Internalisasi Budi Pekerti Islami

Alasan
Jawaban
No.
Pernyataan
Setuju
Tidak Setuju
Tidak tahu

1.
Dakwah hendaknya dilakukan dengan bijaksana, pengajaran yang baik, dan bertukar pikiran yang baik pula.




2.
Sebelum menyuruh orang lain berbuat baik, hendaknya dirinya sendiri harus menjadi orang baik




3.
Kekerasan orang lain terhadap diri kita, hendaknya dibalas dengan kekerasan




4.
Muslim yang suci jiwanya tidak akan bersikapsombong dan pendendam




5.
Menyembah kepada selain Allah SWT, termasuk perbuatan syirik yang harus kita jauhi





Tugas kelompok

Diskusikan dengan kelompok Anda sikap dan perilaku apa yang mencerminkan keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah, jika dihubungkan dengan dakwah Islamiyah di era modern seperti saat ini karena Jahiliyah modern yang sudah menggejala !
Hasil diskusi :